3.Owner’s Equity atau Hak Pemilik Perusahaan
Owner’s equity dalam suatu kegiatan bisnis merupakan sumber
daya yang diinvestasikan ke dalam perusahaan oleh pemiliknya. Ekuitas dari
pemilik perusahaan secara hukum disebut recidual claim, klaim sisa, sebab klaim
atas kreditor harus didahulukan. Seorang pemilik persahaan, akan dijuluki
pemilik yang tersisa setelah klaim semua kreditor mendapatkan haknya secara
penuh yang memuaskan. Itulah sebabnya berlaku persamaan,
Owner’s equity = Assets – Liablilities.
Sebagai contoh pada neraca Sabrina Travel Agency,
Sebagai contoh pada neraca Sabrina Travel Agency,
Sabrina memiliki total asset
|
300.000.000
|
|||
Total Liabilities
|
80.000.000
|
|||
Total Equitas
|
220.000.000
|
|||
Misalnya, Sabrina Travel Agency, pinjam uang ke bank
Rp.20.000.0000,- Setelah dicatat pertambahan assets sebesar Rp.20.000.000,-
berupa pertambahan kas, dan telah dicatat juga tambahan liabilities sebesar
Rp.200.000,- maka jumlah ownner’s equity tetap tidak berubah sebagai berikut
ini.
Sabrina memiliki total asset
|
320.000.000
|
||
Total Liabilities
|
100.000.000
|
||
Total Equitas Sabrina
|
220.000.000
|
||
Dari contoh di atas tampak total ssets memang bertambah
karena perusahaan melakukan pinjaman. Tetapi kenaikan total asssets itu
disertai dengan kenaikan hutang, maka owner equity tetap tidak berubah. Owner’s
equity tidak pernah akan bertambah dengan cara melakukan pinjaman dengan cara
yang bagaimana pun.
Increase in Owner’s Equity
Ekuaitas
pemilik pada perusahaan berasal dari dua sumber, yaitu:
1. Investasi yang dilakukan pemilik
perusahaan.
2. Earnings yang diperoleh dari
keuntungan operasi perusahaan.
Decrease in Owner’s Equity
Bagi
perusahan perseorangan, mengambil uang tunai milik perusahaan atau withdrawals,
merupakan hak pemilik perusahaan. Tetapi jika pemilik perusahaan ingin berhasil
mengembangkan perusahaannya, dia harus berusaha keras menghalangi kebiasaan
melakkukan withdrawals. Bentuk withdrawls yang lain misalnya dengan cara
mengambil asset perusahaan selain kas untuk keperluan pribadi. Pemilik
perusahaan perorangan, di mana saja sering melakukan withdrawals dengan menarik
uang tunai untuk kepentingan pribadi. Setiap wihtdrawls akan mengurangi total
assets dan owner’s equity. Dapat disimpulkan, bahwa penurunan owner’s equity
disebabkan oleh dua hal, yaitu:
1. Withdrawls atau pengambilan uang
tunai oleh pemilik perusahaan.
2. Losses atau rugi yang timbul karena
perusahaan tidak menghasilkan profit.[]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar